Jumat, 27 Desember 2013

PRO KONTRA OBSESSIVE CORBUZIER DIET (OCD)



Beberapa waktu yang lalu, publik sempat dihebohkan oleh metode menguruskan badan penuh pro kontra ala Dedy Corbuzier. Sang Mentalist yang juga merambah dunia Presenter ini memang sekarang memiliki tubuh yang atletis bak Binaragawan. Sungguh bertolak belakang jika dibandingkan dengan dirinya dulu yang bertubuh tambun. Apa rahasia Dedy? Agaknya inilah yang memancing rasa penasaran publik, terutama bagi yang bertubuh gemuk untuk bisa mendapatkan tubuh ideal seperti idolanya tersebut.

Rahasianya yaitu Obsessive Corbuzier Diet (OCD), merupakan program diet yang dijalani oleh Master Dedy Corbuzier dengan cara berpuasa selama 3 bulan. Tapi bukan berpuasa seperti pada umumnya, namun OCD ini memiliki ciri khas dalam penjadwalan waktu puasa yang dilakukan secara bertahap. Dimulai dengan metode puasa selama 16 jam, 18 jam, 20 jam, lalu meningkat hingga 24 jam. Itu sama halnya Anda hanya boleh makan selama 8 jam, 6 jam, 4 jam dan akhirnya sehari hanya sekali makan. Selama jam-jam ini Anda dibebaskan untuk makan apa saja asal tidak berlebihan. Selain itu Anda juga dianjurkan untuk tidak sarapan seperti biasanya.


OCD sendiri diklaim merupakan metode diet para Shaolin Monk (biksu Shaolin) Tiongkok yang tidak sengaja Dedy dapatkan ketika berada di Hongkong dari seorang supir taksi yang tetap awet muda walau sudah berusia 70 tahun. Ketika melakukan OCD, Human Growth Hormone (HGH) Anda akan meningkat. HGH sendiri dianggap hormon kebugaran karena bekerja dengan cara mengontrol dan memelihara banyak fungsi dalam tubuh. Hasilnya, berat badan Anda akan turun, lemak hilang dan porsi tubuh Anda akan berangsur-angsur menjadi ideal seperti yang Anda lihat pada seorang Dedy Corbuzier sekarang.
Namun tak semua pihak yang menyetujui program diet seperti ini, terutama bagi kalangan medis. Menurut dr.Phaidon Toruan, seorang ahli Strenght And Conditioning untuk para atlet, diet ini tidak berorientasi pada kesehatan karena hanya memperkenalkan cara untuk membuat tubuh menjadi kurus bukan sehat. Dengan menyebutkan boleh makan apa saja, artinya dalam diet OCD dihalalkan untuk mendapatkan sumber karbohidrat dari mana saja termasuk dari lemak trans yang terbukti tidak sehat. Selain itu, diet yang melarang pelakunya untuk sarapan ini berimbas buruk bagi tubuh karena menyebabkan kerja otak melemah. Serta bagi yang memiliki penyebab-penyebab khusus dalam kegemukan badan (seperti faktor hormonal), justru akan memungkinkan kembalinya berat badan asal setelah diet ini berhenti.

Tentu semua orang mendambakan tubuh yang ideal dan juga sehat. Dengan melakukan pola diet yang tepat dan sesuai aturan, banyak orang yang akhirnya berhasil. Namun banyak juga yang gagal dengan berbagai sebab. Terlepas dari berbagai pendapat, Anda sendirilah yang menentukan. Metode yang manakah Anda?

Tidak ada komentar:

Ads Inside Post